Setiap langkah manusia selalu diiringi oleh kebaikan dan
keburukan, melakuakan kebaikan adalah hal yang bisa dibilang gampang, akan
tetapi kita seringkali kesulitan dalam menjaga diri kita untuk selalu melakukan
kebaikan. Keburukan senantiasa menggoda untuk menggagalkan kebaikan yang kita
lakukan. Karena kebaikan dan keburukan mempunyai batas yang sangat dekat
sehingga membuat kita dengan muda dapat dikatakan menjadi seorang labil, karena
sering kita lakukan sedikit-sedikit melakukan kebaikan tetapi kemudian
melakukan keburukan. Pada dasranya keburukan itu muncul dari dalam dirikita
sendiri. Akibat tak kuasa kita membendung dan menahan gelombang yang muncul. Oleh
sebab itu perlunya kita membuat tembok yang kokoh dan tebal sebagai pelindung
kebaikan dari dahsyatnya gempuran keburukan. Kita harus selalu berikhtiar
dengan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar