filsafatku...pola pikirku.....

Senin, 12 September 2011

Supporting Evidences And Monitoring To Develop School-Based Curriculum For Junior High School Mathematics In Indonesia

 By : Drs. Marsigit MA
Reviewed by : Bowo Widyo Laksono

Dewasa ini pendidikan di Indonesia menunujukkan bahwa ada indikasi adanya penurunan prestasi anak dalam mata pelajaran matematika dan Ilmu pengetahuan. Hal ini ditunjukkan dengan penguasaan konsep matematika dan keterampilan matematika yang masih rendah. Hal tersebut di sebabkan oleh kurangnya kegiatan laboratorium, guru kurang menguasai ketrampilan sains, materi yang terlalu banyak kurangnya peralatan laboratorium dan sumber daya manusia. Disamping itu, ketidaksesuaian antara tujuan pendidikan, kurikulum, dan sistem evaluasi juga menjadi penyebabnya.
Upaya yang saat ini dilakukan untuk meningkatkan pendidikan matematika di Indonesia meliputi kerjasama untuk melaksanakan kegiatan pengajaran pembelajaran matematika di SMP. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengembangkan dan mencoba
beberapa model mengajar di sekolah.
Perhatian utama dalam mengembangkan kurikulum matematika adalah untuk memastikan bahwa kurikulum mencerminkan proses belajar mengajar yang telah dimaksudkan, karena itu, kita perlu mengembangkan:
  1. Pedoman untuk mengembangkan silabus nya
  2. Pedoman kurikulum pelaksanaan
  3. dokumen pendukung seperti handout, lembar kerja siswa guru keterlibatan dalam pengembangan kurikulum
  4. sosialisasi dan diseminasi mengembangkan kurikulum
  5. pemantauan rutin implementasi nya.
kurikulum berbasis sekolah untuk SMP sekolah merasa kesulitan pada kompetensi siswa, karena itu, pemerintah pusat telah mengembangkan standar nasional bagi mereka. Standar Kompetensi Nasional ini kemudian menjadi diuraikan menjadi Kompetensi Dasar-itu adalah kompetensi minimum yang harus dilakukan oleh siswa, meliputi afektif, kognitif dan psikomotor kompetensi. Dengan demikian, Pemerintah Indonesia telah mengembangkan Pembelajaran dan pengajaran kontekstual (CTL) sebagai salah satu pendekatan untuk mendukung implementasi Sekolah Berbasis Kurikulum, itu
berarti bahwa pemerintah mendorong para guru untuk mengembangkan keterampilan siswa dengan maksimal memanfaatkan lingkungan hidup untuk mendukung kegiatan siswa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar